Narasi Malam

Memandang langit yang berhias milyaran bintang
Kerlap kerlip bak berlian
Setiap insan yang memandang
Kan terlukis bulan sabit di bibirnya

Tak lupa ditemani sejuknya hawa malam
Hingga membuat menggigil kedinginan
Ditemani secangkir teh yang menghangatkan

Diperlamunan menikmati keindahan malam
Terbesit akan harap bak menggapai bulan
Akankah tergapai walau hanya terealisasi dalam indahnya mimpi
Atau hanya angan semu berhias ekspektasi yang teramat tinggi?







Komentar